Tas kulit kesayanganmu tiba-tiba muncul noda putih membandel? Bisa jadi itu jamur yang muncul, Ladies, dan kalau dibiarkan, bukan cuma meninggalkan bercak, kulit tas pun bisa retak dan mengelupas. Untuk mengatasinya, ikutilah cara membersihkan tas kulit berjamur yang benar.
Caranya tidak sesulit yang dibayangkan. Ladies bisa melakukannya di rumah dengan bahan-bahan seperti cuka putih dan alkohol. Meski begitu, penanganannya tetap perlu kehati-hatian ekstra karena bahan-bahan tersebut bisa merusak permukaan kulit tas jika tidak digunakan dengan tepat
Simak panduan lengkap cara membersihkan tas kulit yang berjamur, mulai dari persiapan awal hingga cara menyimpannya kembali dengan benar di sini!
Mengapa Jamur Bisa Hadir di Permukaan Tas Kulit?

Penyebab utamanya adalah kelembapan udara yang tinggi. Mikroorganisme ini tumbuh subur di lingkungan dengan tingkat kelembapan antara 65%–100%, apalagi jika didukung oleh sirkulasi udara yang buruk dan suhu ruangan yang hangat.
Kondisi ini tidak jauh dari keadaan lingkungan di Indonesia. Dengan rata-rata kelembapan udara berkisar antara 40%–80% dan suhu ruangan yang cenderung hangat sepanjang tahun, jamur punya peluang besar untuk berkembang, terlebih jika tas kulitmu tersimpan di lemari tertutup yang minim sirkulasi udara, ladies.
Persiapkan sebelum Mulai: Alat dan Bahan Membersihkan Tas Berjamur
Sebelum mengikuti cara bersihkan tas berjamur, pastikan semua alat dan bahan sudah siap di depan mata. Ini penting agar prosesnya bisa berjalan tanpa jeda karena bahan sensitif seperti alkohol dan cuka tidak boleh terlalu lama menempel di permukaan kulit tas.
Siapkan:
-
Air biasa
-
Sabun Cair atau Batang
-
Sikat lembut
-
Pelembap atau lotion
-
2 Kain mikrofiber atau jenis lain yang lembut
-
Cuka putih (Dilarutkan bersama air perbandingan 1:1)
-
Alkohol isopropil
Cara Membersihkan Tas Kulit Berjamur Bagian Luar

Ini list cara membersihkan tas yang kusam dan berjamur secara aman agar tampilannya kembali bersih, tetap terawat, dan siap digunakan kembali.
1. Sikat Area yang Terdampak
Gunakan gerakan searah tanpa tekanan berlebih agar spora tidak terdorong masuk lebih dalam ke pori-pori kulit. Lakukan proses ini di luar ruangan agar spora jamur terbawa angin dan tidak menyebar ke area lain.
2. Aplikasikan Larutan Pembersih
Basahi kain dengan larutan cuka atau alkohol, lalu usapkan perlahan area yang bermasalah. Ulangi beberapa kali sampai noda terangkat.
3. Bersihkan Residu
Buat air sabun lalu gunakan larutan tersebut untuk mengangkat sisa cuka atau alkohol sebelumnya. Bisa dengan kain bersih maupun sikat berbulu lembut.
4. Keringkan Permukaan
Tepuk-tepuk area yang basah menggunakan kain bersih secara perlahan. Hindari menggosok agar serat kulit tidak terganggu.
5. Angin-anginkan Tas
Letakkan tas di area yang kering dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari menjemur di bawah matahari atau menggunakan hair dryer sebagai jalan pintas.
6. Oleskan Pelembap
Kembalikan hidrasi kulit agar tidak pecah-pecah dengan lotion atau kondisioner khusus kulit. Gunakan kain bersih agar hasilnya merata dan tidak menggumpal di satu sisi.
Cara Membersihkan Tas Berjamur Bagian Dalam (Inner)
Lining atau inner tas pun bisa menjadi sarang jamur, terutama jika tas sering kamu gunakan untuk menyimpan barang atau jarang kamu biarkan terbuka.
Cara membersihkan tas kulit asli:
1. Lining Kulit
-
Balik bagian dalam tas agar seluruh area lebih mudah dijangkau dan dibersihkan secara menyeluruh.
-
Basahi kain menggunakan alkohol atau larutan cuka, lalu usapkan perlahan ke area yang perlu kamu rawat.
-
Setelah jamur terangkat, lap area tersebut menggunakan kain yang sudah kamu basahi dengan air bersabun, kemudian ulangi sekali lagi dengan kain lembap untuk mengangkat sisa larutan.
-
Angin-anginkan tas hingga benar-benar kering.
-
Oleskan lotion atau pelembap kulit secara tipis dan merata.
2. Lining Suede
Suede punya karakter yang lebih sensitif, seratnya halus, berpori, dan mudah rusak jika terkena terlalu banyak cairan. Jadi, kunci membersihkannya adalah sedikit demi sedikit.
-
Mulai dengan sikat berbulu lembut dalam kondisi kering. Sikat area berjamur perlahan dengan gerakan searah serat.
-
Jika noda masih tersisa, celupkan ujung sikat ke alkohol secukupnya. Pastikan tidak terlalu basah. Usapkan pelan ke area noda, lalu biarkan mengering sejenak sebelum diulangi. Proses ini perlu dilakukan bertahap agar suede tidak terlalu basah dan meninggalkan noda air.
-
Angin-anginkan hingga kering sempurna, lalu sikat kain dengan sikat bersih sekali lagi untuk mengembalikan tekstur khas suede.
3. Lining Kain (Canvas, Nylon, Satin, Polyester)
Lining berbahan kain umumnya lebih mudah ditangani dibandingkan dengan kulit maupun suede.
-
Larutkan sedikit sabun cair ke dalam air hangat hingga berbusa.
-
Celupkan sikat gigi bekas atau kain bersih ke dalam larutan, lalu gosok permukaan kain. Untuk satin, hindari menggosok terlalu keras, cukup tepuk-tepuk lembut agar seratnya tidak rusak.
-
Lap permukaan dengan kain basah bersih untuk mengangkat sisa sabun.
-
Lap dengan kain kering, lalu biarkan tas dalam posisi terbuka agar dalamnya benar-benar kering.
Tips Penyimpanan dan Perawatan: Cara agar Tas Tidak Berjamur
Mencegah selalu lebih mudah daripada mengatasi. Agar tas kulit kesayanganmu tidak kembali terkena jamur, terapkan beberapa tips berikut:
1. Kembalikan Tas ke Dust Bag-nya saat Tidak Dipakai dalam Waktu Lama
Pastikan dust bag terbuat dari bahan kain yang dapat "bernapas" seperti flanel atau katun. Bahan plastik, meski terlihat lebih kedap, justru berbahaya karena memerangkap uap air di dalamnya dan menciptakan kondisi yang lembap.
2. Tempatkan Silica Gel di Dalam dan Sekitar Tas
Taruh satu atau dua sachet kecil silica gel langsung di dalam tas. Ganti setiap dua hingga empat minggu sekali agar kemampuan serapnya tetap optimal. Benda ini bekerja layaknya spons yang menyerap molekul uap air dari udara sekitar sehingga mengurangi kelembapan.
3. Pastikan Lemari Penyimpanan Memiliki Sirkulasi Udara
Buka pintu lemari setidaknya sekali seminggu selama 10–15 menit untuk membiarkan pergantian udara terjadi secara alami. Jika lemari tidak memiliki ventilasi bawaan, pertimbangkan menempatkan moisture absorber di sudut lemari untuk menyerap kelembapan.
4. Kosongkan Isi Tas dan Angin-anginkan Sebelum Disimpan, Terutama Setelah Hujan
Setiba di rumah, keluarkan semua isi tas. Biarkan tas terbuka dan terkena angin setidaknya 30 menit agar bagian dalam tetap kering dan tidak lembap.
5. Lap Segera Jika Tas Terkena Air atau Menjadi Basah
Keringkan permukaannya dengan kain mikrofiber. Lakukan gerakan menepuk-nepuk, bukan menggosok. Setelah lapisan luar terasa kering, biarkan tas terkena angin 15-20 menit agar kering maksimal.
Jika berbagai cara membersihkan tas kulit berjamur di atas belum memberikan hasil yang optimal karena jamur sudah merusak tekstur kulit secara permanen, ini saat yang tepat untuk mempertimbangkan tas kulit baru.
Buttonscarves menghadirkan beragam koleksi tas kulit asli dengan desain timeless yang bisa kamu gunakan untuk berbagai kesempatan. Terbuat dari material berkualitas, setiap koleksinya dapat kamu gunakan dalam jangka waktu yang lama dengan perawatan yang tepat.
Jelajahi koleksi tas kulit Buttonscarves dan temukan model favorit yang sesuai dengan gaya serta kebutuhanmu sekarang!
Baca Juga : Cara Membersihkan Tas Kulit