Aroma tubuh yang harum sepanjang hari adalah dambaan setiap wanita. Namun keinginan ini sering pupus karena wangi parfum cepat memudar sesaat setelah dipakai. Ternyata, daya tahan aroma tidak semata soal merek atau jenisnya, melainkan sangat dipengaruhi oleh komposisi parfum tahan lama di dalamnya.
Alih-alih langsung percaya pada label Eau de Parfum yang diklaim bisa bertahan 4–5 jam lebih, kamu juga perlu sedikit lebih kritis dengan kandungannya. Faktanya, terdapat beberapa jenis notes yang mampu mengunci aroma lebih lama, bahkan performanya bisa melampaui klaim yang tertera pada kemasan.
Agar tidak salah pilih dan berakhir kecewa, let’s dive deeper dan cari tahu komposisi apa saja yang bisa membuat aroma parfum lebih awet di sini, Ladies!
Racikan Parfum Tahan Lama: Konsentrasi hingga Notes

Pernah bertanya-tanya mengapa ada parfum yang wanginya awet seharian, sementara yang lain cepat hilang? Jawabannya terletak pada dua elemen kunci, yakni konsentrasi fragrance oil dan jenis notes parfum yang digunakan.
Mari kita bahas satu per satu:
Konsentrasi Parfum
Daya tahan sebuah parfum ditentukan oleh seberapa pekat racikan fragrance oil di dalam botolnya. Semakin tinggi konsentrasinya, semakin kuat pula aroma tersebut menempel dan bertahan.
Berapa persen campuran parfum agar tahan lama? Paling tidak lebih dari 15% komposisinya adalah fragrance oil. Karena itu, dari berbagai jenis yang ada, Eau de Parfum dianggap sebagai "pilihan yang ideal" mengingat kadar minyaknya berada antara 15–25%. Performa wanginya stabil dan awet.
Namun, tidak semua Eau de Parfum menawarkan daya tahan yang setara. Kamu mungkin menyadari ada parfum tertentu yang aromanya jauh lebih awet dibanding koleksi lain, padahal sama-sama berlabel Eau de Parfum.
Hal ini terjadi karena racikan parfum tahan lama juga sangat dipengaruhi oleh jenis kandungan atau notes yang digunakan di dalam formulanya, Ladies.
Kandungan Parfum yang Tahan Lama
Meskipun parfum terbagi dalam tiga lapisan, base notes adalah "pilar" yang menentukan seberapa lama aroma tersebut akan menemani kamu, Ladies. Mengisi porsi yang cukup besar, yakni 40%–50% dari komposisi, base notes punya andil yang cukup besar soal keawetan parfum.
Lantas apa saja pilihan base notes yang membuat parfum awet? Pilih parfum dengan base notes yang memiliki molekul padat dan besar sehingga tidak mudah menguap ke udara.
Atau, base notes yang memiliki karakter sebagai fixatives, pengikat alami yang menjaga kestabilan aroma dan memperpanjang daya tahan seluruh komponen parfum agar tidak cepat pudar.
Intip pilihan bahannya di bawah ini:
1. Benzoin
Campuran parfum agar tahan lama yang pertama adalah Benzoin. Asalnya dari getah pohon kemenyan. Aromanya manis, hangat, dan sedikit mirip vanila. Dalam parfum, benzoin membantu membuat wangi terasa lebih lembut tapi lebih lama di kulit.
2. Labdanum
Labdanum adalah resin dari mawar batu. Aromanya cenderung hangat, woody, dan sedikit amber dengan sentuhan leather dan tembakau.
3. Musk
Komposisi parfum lainnya adalah musk yang memiliki aroma lembut, powdery, dan sensual. Dulu berasal dari hewan, tetapi kini lebih banyak digunakan musk sintetis karena lebih ramah lingkungan. Wanginya hangat, sensual, lembut, dan agak powdery.
Baca Juga : Parfum Aroma Musk
4. Patchouli
Disebut juga minyak nilam, bahan ini membawa aroma earthy dan woody yang khas. Terkenal sebagai fixative yang mampu memperdalam karakter dan longevity parfum.
5. Tonka Bean
Asalnya dari biji pohon Cumaru atau kacang tonka. Aromanya manis, creamy, mirip vanila dengan sentuhan almond dan karamel. Selain memberi kesan comforting, tonka bean juga membantu parfum bertahan lebih lama.
6. Vanilla
Campuran minyak wangi agar tahan lama yang tidak kalah efektif adalah vanilla. Selain memberikan wangi manis dan creamy, bahan ini bisa mengunci mengunci aroma lainnya agar tidak cepat menguap.
Baca Juga : Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla
7. Vetiver
Last but not least, campuran parfum tahan lama lainnya adalah akar wangi, bahan ini memiliki karakter aroma yang smoky, earthy, dengan sentuhan segar yang halus. Perannya bukan hanya membuat parfum lebih tahan lama, tetapi juga membantu menyeimbangkan dan menghaluskan aroma agar terasa lebih nyaman saat tercium.
Tips dan Trik agar Parfum Menempel Seharian

Selain memperhatikan campuran parfum yang bagus, cara kamu menyimpan dan memakai parfum juga punya peran besar, Ladies.
Untuk memaksimalkan potensi dari komposisi parfum yang sudah kamu beli, ini beberapa tips yang bisa kamu ikuti:
1. Simpan di Tempat Gelap Jauh dari Matahari
Baik kandungan oil atau solvent di parfum sangat sensitif terhadap suhu, sehingga paparan matahari akan membuat formulanya bereaksi dan berubah. Jadi jangan taruh di dekat jendela atau di samping alat elektronik yang mengeluarkan panas.
2. Tutup Rapat setelah Dipakai
Komposisi parfum yang tahan lama akan percuma jika kamu masih teledor soal ini. Pasalnya, udara luar adalah "musuh tersembunyi" yang bisa memicu oksidasi, sebuah proses yang dapat mengubah karakter dan kualitas wangi di dalam botol. Jadi buka tutup saat kamu hanya memakainya lalu tutup kembali dengan rapat.
3. Moisturize First
Buat kulitmu lebih lembap dengan memakai body lotion atau petroleum jelly di bagian yang ingin kamu semprotkan parfum. Kulit yang terhidrasi akan bertindak seperti magnet yang mengunci molekul aroma, sehingga wanginya tidak mudah menguap dan tetap bertahan di kulit sepanjang hari.
4. Semprotkan di Pakaian
Kulit bisa berkeringat, tapi serat kain tidak. Karena itu, menyemprotkannya tipis-tipis pada pakaian bisa menjadi trik agar wanginya lebih awet.
Namun kamu perlu hati-hati pada pakaian putih, Ladies. Beberapa parfum berwarna dengan warna pekat bisa meninggalkan bercak jika jarak semprotnya terlalu dekat dengan kain.
Baca Juga : Parfum Wanita Tahan Lama 24 jam
5. Jangan Menggosok Kulit
Bukannya membuat awet, kebiasaan ini justru akan membuat ketahanannya rusak karena formula parfum bereaksi dengan panas yang muncul. Jadi biarkan parfum mengering dengan sendirinya. Lagi pula proses ini tidak akan memakan waktu yang lama.
6. Teknik Layering
Punya parfum yang wanginya enak tapi cepat hilang? Jangan khawatir, kamu bisa menggunakan teknik layering atau menumpuk aroma. Caranya, kombinasikan parfum tersebut dengan parfum lain yang memiliki base notes lebih kuat dan awet.
Syaratnya, pastikan kedua parfum memiliki karakter yang serasi. Sebagai contoh, parfum white floral yang manis bisa kamu tumpuk dengan parfum berbahan dasar vanilla. Hasilnya? Keharuman bunga favoritmu tetap menonjol, namun daya tahannya jadi jauh lebih lama berkat "bantuan" dari aroma vanila yang mengikatnya.
Ingin parfum yang wanginya terus menemani aktivitasmu dari pagi hingga malam? Temukan keharuman favoritmu di Buttonscarves Beauty.
Setiap koleksi Buttonscarves Beauty hadir dalam varian Eau de Parfum yang terkenal awet dengan komposisi parfum tahan lama, termasuk musk yang lembut, vanilla yang manis, hingga Vetiver, Benzoin, dan Patchouli yang hangat.
Jangan biarkan momen berhargamu memudar begitu saja, pastikan aroma tubuhmu tetap berkesan seharian. Intip koleksi lengkap parfumnya di sini !